Sudah sama-sama bekerja, tetapi masih ragu penghasilan cukup untuk mencicil rumah? Menggabungkan penghasilan suami dan istri atau joint income bisa menjadi bahan pertimbangan saat mengajukan KPR.

Namun, joint income untuk KPR subsidi perlu memperhatikan dua hal: batas penghasilan penerima subsidi dan kemampuan membayar cicilan. Penghasilan gabungan yang lebih besar bisa membantu anggaran keluarga, tetapi juga dapat melewati batas penghasilan program.

Artikel ini membahas KPR subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), mulai dari ketentuan penghasilan hingga contoh perhitungan cicilan.

Apa Itu Joint Income untuk KPR Subsidi?

Joint income adalah penggabungan penghasilan suami dan istri untuk dipertimbangkan dalam penilaian kemampuan membayar KPR. Cara bank mengakui penghasilan tersebut tetap mengikuti kebijakan dan verifikasi bank penyalur.

Untuk menentukan kriteria Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Permen PKP Nomor 5 Tahun 2025 mengatur bahwa penghasilan orang yang sudah menikah merupakan seluruh pendapatan bersih dari gaji, upah, dan/atau hasil usaha gabungan suami istri. Ada ketentuan tersendiri untuk mekanisme pembiayaan Tapera, sehingga keduanya perlu dibedakan.

Artinya, ada dua pemeriksaan yang perlu dipahami:

PemeriksaanTujuan
Batas penghasilan subsidiMenilai apakah penghasilan keluarga masih memenuhi kriteria program
Kemampuan membayarMenilai apakah penghasilan yang diakui bank cukup untuk membayar kewajiban bulanan

Memenuhi batas penghasilan belum berarti KPR pasti disetujui. Sebaliknya, mampu membayar cicilan juga belum tentu berarti memenuhi syarat subsidi.

Berapa Batas Penghasilan Suami Istri untuk KPR Subsidi?

Batas penghasilan KPR subsidi tidak sama untuk seluruh Indonesia. Berdasarkan informasi KPR FLPP yang dipublikasikan BP Tapera, batas maksimal penghasilan bulanan untuk pemohon berstatus kawin adalah sebagai berikut.

ZonaWilayahMaksimal penghasilan pasangan menikah
1Jawa selain Jabodetabek, Sumatera, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara BaratRp10.000.000
2Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Maluku, Maluku Utara, dan BaliRp11.000.000
3Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Barat DayaRp12.000.000
4Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan BekasiRp14.000.000

Sebagai ilustrasi, pasangan yang mencari rumah subsidi di Bekasi memiliki penghasilan bersih suami Rp6 juta dan istri Rp4 juta per bulan. Totalnya Rp10 juta, masih berada di bawah batas penghasilan pasangan menikah untuk zona Jabodetabek.

Namun, jika penghasilan gabungan mencapai Rp15 juta, jumlah tersebut melampaui batas Rp14 juta pada tabel. Mengajukan kredit atas nama salah satu pasangan tidak mengubah prinsip penghitungan penghasilan keluarga untuk kriteria MBR.

Baca juga:  Cara Memilih Rumah dengan Harga Terjangkau

Konfirmasikan penerapan zona dan ketentuan penghasilan kepada bank penyalur sebelum mengajukan permohonan.

Syarat Joint Income untuk KPR Subsidi

Selain penghasilan, pasangan perlu memenuhi persyaratan program dan ketentuan bank.

1. Memenuhi Kriteria Penerima KPR FLPP

Persyaratan penerima yang dipublikasikan BP Tapera mencakup kewarganegaraan Indonesia, tidak memiliki rumah, belum pernah menerima subsidi atau bantuan pembiayaan perumahan pemerintah yang dimaksud dalam ketentuan program, serta penghasilan yang tidak melebihi batas MBR.

Untuk pasangan menikah, pemeriksaan tidak hanya menyangkut pemohon utama. Pada produk KPR BTN Sejahtera FLPP, misalnya, ketentuan tidak memiliki rumah dan belum pernah menerima bantuan pembiayaan perumahan tersebut berlaku bagi pemohon beserta pasangan.

2. Memenuhi Ketentuan Usia Bank

Batas usia mengikuti produk dan bank penyalur. Sebagai contoh, BTN mencantumkan usia minimal 21 tahun atau sudah menikah, dengan usia maksimal 65 tahun saat kredit berakhir.

Karena itu, pilihan tenor perlu disesuaikan dengan usia pemohon dan hasil penilaian bank.

3. Menyiapkan Bukti Penghasilan yang Bisa Diverifikasi

Siapkan bukti penghasilan sesuai pekerjaan masing-masing. Karyawan dapat menyiapkan slip gaji dan surat keterangan kerja. Pemilik usaha atau pekerja dengan penghasilan tidak tetap perlu menanyakan dokumen pembuktian yang diterima bank.

BP Tapera mencantumkan bukti berupa slip gaji yang disahkan untuk penghasilan tetap, atau surat pernyataan penghasilan yang diketahui kepala desa/lurah untuk penghasilan tidak tetap. Bank dapat meminta kelengkapan tambahan.

Dokumen yang Perlu Disiapkan

Sebagai gambaran, daftar dokumen KPR BTN Sejahtera FLPP mencakup:

Untuk penggunaan penghasilan pasangan, tanyakan dokumen keuangan yang harus dilengkapi oleh masing-masing pihak. Daftar akhir mengikuti permintaan bank dan profil pekerjaan pemohon.

Cara Menghitung Kemampuan Cicilan Joint Income

Menghitung kemampuan cicilan membantu pasangan menentukan anggaran sebelum memilih rumah. Pisahkan perhitungan ini dari pemeriksaan batas penghasilan subsidi.

1. Jumlahkan Penghasilan Bersih yang Rutin

Gunakan penghasilan yang benar-benar tersedia untuk kebutuhan bulanan. Untuk perencanaan keluarga, hindari bergantung pada bonus, lembur, atau pemasukan lain yang belum pasti.

Contoh ilustrasi:

KomponenPenghasilan per bulan
Penghasilan bersih suamiRp4.500.000
Penghasilan bersih istriRp3.000.000
Total penghasilan bersihRp7.500.000

Jika penghasilan usaha berubah setiap bulan, buat perhitungan dengan angka konservatif dan cocokkan dengan bukti pemasukan. Nilai yang diakui bank bisa berbeda dari perhitungan pribadi.

Baca juga:  Panduan Mengajukan KPR Rumah Subsidi di Cikarang

2. Catat Seluruh Cicilan yang Masih Berjalan

Masukkan kewajiban kedua pasangan, seperti cicilan kendaraan, pinjaman pribadi, kartu kredit, dan paylater.

Misalnya:

KewajibanCicilan per bulan
Cicilan motorRp650.000
Cicilan lainnyaRp250.000
Total cicilan berjalanRp900.000

Langkah ini membantu melihat ruang anggaran yang tersisa untuk cicilan rumah.

3. Tentukan Batas Total Cicilan untuk Perencanaan

Sebagai asumsi perencanaan awal, contoh ini menggunakan batas total cicilan sebesar 30% dari penghasilan bersih gabungan. Angka tersebut bukan ketentuan persetujuan yang berlaku untuk semua bank.

Rumusnya:

Ruang cicilan KPR = (penghasilan bersih gabungan × rasio perencanaan) − cicilan berjalan

Dengan angka di atas:

Angka Rp1,35 juta merupakan hasil simulasi anggaran keluarga, bukan jaminan plafon atau persetujuan kredit.

4. Cocokkan dengan Pengeluaran Rumah Tangga

Rasio cicilan saja belum cukup. Pastikan sisa pendapatan dapat membayar makan, transportasi, listrik, kebutuhan anak, kesehatan, tabungan, dan pengeluaran rutin lainnya.

Misalnya:

KomponenNilai per bulan
Penghasilan bersih gabunganRp7.500.000
Cicilan berjalanRp900.000
Rencana cicilan KPRRp1.350.000
Biaya hidup keluargaRp4.500.000
Sisa anggaranRp750.000

Dengan sisa Rp750 ribu, pasangan perlu menilai apakah ruang tersebut cukup untuk tabungan dan pengeluaran tidak terduga. Jika terasa terlalu sempit, turunkan target cicilan atau selesaikan sebagian utang terlebih dahulu.

5. Uji Jika Salah Satu Penghasilan Berhenti

Joint income membuat anggaran bergantung pada dua sumber pemasukan. Coba hitung ulang apabila salah satu pasangan berhenti bekerja atau pendapatan usahanya menurun.

Dalam ilustrasi tadi, jika hanya penghasilan suami Rp4,5 juta yang tersisa, total cicilan Rp2,25 juta akan menyerap 50% pemasukan. Kondisi ini menjadi alasan untuk menyiapkan cadangan dana dan menghindari cicilan yang terlalu mepet.

Cara Mengajukan KPR Subsidi dengan Penghasilan Gabungan

Agar persiapan lebih terarah, lakukan langkah berikut:

  1. Periksa kelayakan subsidi. Cocokkan penghasilan gabungan, status kepemilikan rumah, dan riwayat bantuan perumahan.
  2. Hitung anggaran keluarga. Tentukan cicilan yang masih menyisakan ruang untuk kebutuhan hidup dan tabungan.
  3. Hubungi bank penyalur. Tanyakan penerimaan joint income, jenis penghasilan yang dapat diperhitungkan, dan dokumen kedua pasangan.
  4. Pilih rumah serta pengembang. Cocokkan harga, lokasi, dan skema pembiayaan dengan hasil konsultasi awal.
  5. Minta simulasi tertulis. Periksa nilai kredit, tenor, angsuran, uang muka, dan rincian biaya awal.
  6. Ajukan dokumen lengkap. Gunakan data penghasilan dan kewajiban yang sesuai kondisi sebenarnya.
Baca juga:  Cara Merawat Rumah Subsidi Agar Tahan Lama

BP Tapera juga mempublikasikan alur pengajuan melalui Tapera Mobile yang mencakup pendaftaran, pemilihan rumah dan bank penyalur, serta persiapan dokumen.

Kesalahan yang Perlu Dihindari

Menganggap batas penghasilan berlaku per orang. Untuk kriteria MBR pasangan menikah pada pembahasan ini, yang diperhatikan adalah penghasilan bersih gabungan.

Menghitung cicilan rumah tanpa utang lain. Cicilan motor atau pinjaman kecil tetap mengurangi uang yang tersedia setiap bulan.

Mengandalkan seluruh bonus dan lembur. Pemasukan yang berubah-ubah sebaiknya tidak menjadi tumpuan utama angsuran rutin.

Menghabiskan tabungan untuk biaya awal. Selain uang muka dan biaya transaksi, siapkan kebutuhan pindahan serta cadangan setelah menempati rumah.

Menganggap hasil simulasi sama dengan keputusan bank. Perhitungan pribadi membantu persiapan, sedangkan keputusan kredit mengikuti verifikasi bank.

FAQ Joint Income KPR Subsidi

Apakah gaji suami dan istri dihitung untuk KPR subsidi?

Untuk penentuan kriteria MBR bagi pasangan menikah, Permen PKP Nomor 5 Tahun 2025 mengatur penghasilan bersih gabungan suami istri. Penilaian penghasilan yang dapat digunakan untuk membayar cicilan tetap perlu dikonfirmasi kepada bank.

Apakah penghasilan gabungan Rp10 juta masih bisa mengajukan KPR subsidi?

Dari sisi batas penghasilan pasangan menikah, Rp10 juta tidak melampaui batas pada keempat zona yang dipublikasikan BP Tapera. Persyaratan penerima lainnya dan penilaian kredit tetap harus dipenuhi.

Apakah suami istri harus sama-sama bekerja?

Tidak harus. Penghasilan keluarga bisa berasal dari satu pencari nafkah. Jika ingin menggunakan penghasilan kedua pasangan dalam penilaian kemampuan membayar, tanyakan persyaratannya kepada bank.

Apakah cicilan KPR wajib maksimal 30% dari penghasilan?

Angka 30% dalam artikel ini adalah asumsi perencanaan anggaran. Bank memiliki kebijakan penilaian tersendiri, sehingga angka tersebut tidak dapat dipakai sebagai jaminan persetujuan.

Bagaimana jika penghasilan gabungan melebihi batas subsidi?

Minta bank menilai pilihan pembiayaan lain yang sesuai kondisi keluarga, termasuk KPR nonsubsidi. Sampaikan seluruh penghasilan secara jujur agar pilihan produk dan anggarannya tepat.

Mulai dari Angka yang Nyaman untuk Keluarga

Punya dua penghasilan bisa membantu rencana membeli rumah, selama persyaratan subsidi terpenuhi dan cicilannya sesuai kemampuan.

Sudah tahu total gaji berdua, tetapi belum yakin cicilan yang nyaman berapa? Siapkan angka penghasilan bersih dan seluruh cicilan berjalan, lalu minta simulasi dari bank penyalur. Dari situ, pilihan rumah bisa disesuaikan dengan anggaran keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *