Griya Pratama

Membeli rumah adalah pencapaian besar, terutama bagi pasangan muda atau keluarga baru. Tapi memiliki rumah saja tidak cukup, Anda juga perlu tahu cara merawatnya agar tetap nyaman, aman, dan awet untuk puluhan tahun ke depan.

Sayangnya, banyak orang merasa cukup setelah serah terima kunci. Padahal, tanpa perawatan yang tepat, rumah bisa cepat rusak, bocor, atau bahkan menjadi tidak sehat untuk ditinggali. Artikel ini akan membahas panduan lengkap perawatan rumah baru, mulai dari interior, eksterior, hingga tips praktis untuk memperpanjang usia hunian Anda.

Kenapa Merawat Rumah Itu Penting?

Merawat rumah bukan sekadar menjaga estetika. Ini adalah langkah preventif yang:

  • Menghindari biaya besar akibat kerusakan jangka panjang
  • Meningkatkan nilai properti
  • Menjaga kesehatan dan kenyamanan penghuni
  • Membuat usia pakai material bangunan lebih panjang

Merawat rumah juga mencerminkan tanggung jawab pemilik terhadap aset jangka panjang yang dimiliki.

Perawatan Interior Rumah Baru

Berikut beberapa area dalam rumah yang perlu Anda perhatikan secara rutin:

1. Dinding dan Cat Interior

  • Periksa apakah ada retak rambut yang muncul (umum pada rumah baru).
  • Bersihkan dinding dari noda, terutama di area dapur dan dekat saklar lampu.
  • Hindari menggantung benda berat tanpa penyangga yang kuat — ini bisa merusak struktur.

2. Ventilasi dan Sirkulasi Udara

  • Pastikan udara bisa bersirkulasi dengan baik agar rumah tidak lembap.
  • Gunakan exhaust fan di dapur dan kamar mandi.
  • Bersihkan kisi-kisi jendela secara rutin agar tidak menjadi tempat debu dan jamur.

3. Saluran Air dan Pipa

  • Tes semua kran, shower, dan saluran pembuangan.
  • Periksa bawah wastafel dan kloset, apakah ada kebocoran kecil.
  • Bersihkan saringan saluran air agar tidak tersumbat oleh kotoran.
Baca juga:  Cara Menambah Dapur di Belakang Rumah Subsidi Tanpa Melanggar Aturan

4. Listrik dan Instalasi

  • Pastikan tidak ada percikan atau suara dari saklar atau stop kontak.
  • Hindari overloading (misal: banyak colokan pada satu titik).
  • Gunakan perangkat listrik sesuai standar SNI untuk keamanan.

Perawatan Eksterior Rumah Baru

Bagian luar rumah sering terkena cuaca ekstrem — hujan, panas, angin. Maka penting untuk:

1. Periksa Atap dan Plafon

  • Lihat dari dalam rumah, apakah ada noda air tanda kebocoran.
  • Pastikan genteng tidak geser, terutama setelah hujan besar atau angin kencang.
  • Bersihkan talang air dari daun dan sampah agar tidak mampet.

2. Rawat Taman dan Halaman

  • Tanam pohon atau tanaman pelindung untuk mencegah sinar matahari langsung ke dinding.
  • Gunakan paving block atau batu alam agar area halaman tidak becek.
  • Potong rumput secara berkala agar tidak jadi sarang nyamuk.

3. Dinding Eksterior

  • Gunakan cat eksterior berkualitas tinggi, tahan panas dan hujan.
  • Bersihkan jamur atau lumut menggunakan cairan khusus jika mulai muncul di dinding luar.

Tips Agar Rumah Tetap Awet Selama Bertahun-Tahun

Buat Jadwal Perawatan Rutin

Banyak kerusakan rumah terjadi karena hal kecil yang diabaikan terus-menerus. Solusinya: buat jadwal perawatan sederhana. Contoh:

  • Mingguan: bersihkan saluran air, cek kran bocor
  • Bulanan: bersihkan plafon dan ventilasi
  • Tahunan: cek atap, cat ulang bagian yang terkelupas

Simpan Semua Dokumen Rumah

Surat penting seperti gambar denah, spesifikasi bangunan, garansi instalasi listrik, dan daftar tukang yang mengerjakan rumah bisa sangat berguna bila terjadi kerusakan. Simpan dalam map khusus atau digital.

Waspadai Masalah Umum Rumah Baru

Beberapa masalah rumah baru yang sering terjadi meliputi:

  • Rembesan air dari sambungan dinding
  • Saluran air yang lambat mengalir
  • Kayu pintu yang memuai karena lembap
Baca juga:  Tips Agar Pengajuan KPR Subsidi Anda di Griya Pratama Cepat Disetujui

Perbedaan Merawat Rumah Subsidi vs Non-Subsidi

Rumah subsidi umumnya dibangun dengan spesifikasi standar pemerintah. Artinya, perawatan ekstra diperlukan di beberapa bagian seperti:

  • Atap (lebih rentan bocor jika tidak segera dicek)
  • Dinding dan cat luar (sering terpapar langsung matahari)
  • Saluran air (biasanya butuh pembersihan rutin)

Untuk rumah non-subsidi, kualitas material bisa lebih tinggi, namun tetap membutuhkan perhatian.

Cari tahu perbedaan proyek subsidi dan non-subsidi di Griya Pratama:
https://griyapratama.com/cgp/
https://griyapratama.com/bgp/

Kesalahan yang Harus Dihindari

  • Menunda perbaikan kecil — ini bisa jadi masalah besar
  • Memasang peralatan tanpa konsultasi teknisi (contoh: AC tanpa cek daya listrik)
  • Mengabaikan tanda-tanda kerusakan kecil seperti retakan atau lembap

Rumah yang awet bukan hanya hasil dari bahan bangunan berkualitas, tapi juga dari pemilik yang peduli dan rutin memelihara.

Kesimpulan

Rumah yang baru dibeli ibarat lembaran kosong. Tanpa perawatan yang tepat, rumah akan cepat rusak, lembap, dan tidak nyaman dihuni. Sebaliknya, dengan perhatian rutin pada interior, eksterior, dan instalasi, rumah bisa tetap awet bahkan puluhan tahun ke depan.

Jika Anda sedang mencari rumah yang tidak hanya strategis tapi juga mudah dalam perawatan, pertimbangkan perumahan dari Griya Pratama:
https://griyapratama.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *