Banyak penghuni rumah subsidi ingin menambah ruang dapur di bagian belakang. Tapi tak sedikit yang bingung atau bahkan khawatir, apakah renovasi seperti ini diperbolehkan oleh aturan? Jika dilakukan sembarangan, bisa-bisa dianggap melanggar ketentuan bantuan subsidi pemerintah.
Cara Menambah Dapur yang Aman
Sebenarnya, menambah dapur di belakang rumah subsidi bisa dilakukan, asalkan dilakukan dengan cara yang benar dan sesuai regulasi.
Langkah awal yang harus Anda lakukan adalah:
- Konsultasi dengan developer atau pihak perumahan terlebih dahulu
- Pastikan lahan belakang masih milik pribadi (bukan fasos/fasum)
- Hindari mengubah struktur utama rumah tanpa izin
Cek proyek rumah subsidi Griya Pratama:
https://griyapratama.com/cgp/
Aturan Mengenai Perubahan pada Rumah Subsidi
Pemerintah melalui aturan Kementerian PUPR sebenarnya tidak melarang renovasi, namun ada batasan waktu dan bentuk perubahan yang boleh dilakukan.
Aturannya secara umum meliputi:
- Tidak boleh direnovasi dalam 5 tahun pertama (untuk rumah subsidi dengan FLPP)
- Tidak boleh mengubah bentuk fasad rumah terlalu ekstrem (misal menambah lantai atau menggeser batas depan)
- Tidak boleh mengubah fungsi rumah menjadi tempat usaha komersial dalam jangka waktu tertentu
Jika renovasi dilakukan di luar batas tersebut, bisa berdampak pada kehilangan hak atas subsidi.
Perizinan yang Diperlukan untuk Renovasi
Sebelum membangun dapur tambahan, penting untuk:
- Mengurus IMB Renovasi (atau Persetujuan Bangunan Gedung / PBG) ke dinas terkait
- Minta surat rekomendasi dari RT/RW atau pengelola perumahan
- Minta surat izin dari developer, terutama jika masa kredit rumah belum lunas
Dokumen-dokumen ini diperlukan agar renovasi Anda dianggap legal dan tidak menjadi masalah di kemudian hari, misalnya saat ingin menjual kembali rumah tersebut.
Tips Tambahan: Desain dan Biaya yang Efisien
Menambah dapur tidak harus mahal. Berikut beberapa tips agar renovasi dapur tetap hemat dan fungsional:
- Gunakan material ringan dan mudah bongkar pasang seperti baja ringan dan roster
- Buat desain semi-terbuka agar ventilasi tetap baik dan cahaya cukup
- Pastikan ada jalur air kotor dan pembuangan limbah dapur yang benar
- Hindari menutup akses saluran air umum atau parit milik bersama
Kesimpulan
Menambah dapur di belakang rumah subsidi bisa menjadi solusi praktis untuk keluarga yang semakin berkembang. Namun, Anda tetap harus memperhatikan aturan, izin, dan batasan renovasi agar tidak menyalahi ketentuan pemerintah.
Renovasi yang aman adalah renovasi yang legal, tidak berlebihan, dan tetap menjaga fungsi rumah sesuai peruntukannya. Jika Anda ragu, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan developer atau pihak berwenang.
Temukan rumah subsidi dengan developer terpercaya di:
https://griyapratama.com/